pertemuan ku dengannya diawali saat aku menghadiri acara keluarga temanku, dia ada disitu, yang ternyata dia merupakan saudara dari temanku itu, dari situ aku mulai tertarik pada dia, yang kemudian aku mencoba mencari tahu tentangnya di media sosial, yang kemudian dari situ aku mulai berhubungan dengannya, sampai sekarang.
dia sering bercerita tentang seseorang yang beruntung bisa memilikinya, dia bercerita kalau dia dan lelakinya sudah berpacaran hampir 2 tahun, namun akhir akhir ini lelakinya seperti mencampakkannya, acuh, cuek kepadanya, yang kemudian setiap hari semakin berubah, yang terkadang membuat dia membatin, menangis.
cerita darinya membuatku kesal, aku berpikir "ko ada" lelaki bodoh seperti itu? yang membuat seorang perempuan se jelita dia menangis dan bersedih, yang pada akhirnya membuat dia susah tertidur di malam hari, yang membuat merah matanya, yang merusak hati bersihnya, yang kemudian membuatku ingin memiliki perempuan itu, berharap bisa menjaganya, menyayanginya sepenuh hati, bukan hanya angan angan.
tapi, apa dia mau? sedangkan posisiku disini hanya sebagai orang yang baru datang ke hidupnya, sedangkan lelakinya sudah 2 tahun lebih bersamanya, yang dimana dia merasa nyaman bersama lelakinya.
aku pernah meminta saran dari seorang teman, yang kemudian jawabannya membuatku tersadar, temanku mengatakan "Rasa sayangnya lebih besar, daripada rasa sakit yang dia rasakan".
Tentang Perempuan dalam pelukan.
Pondok Gede, 24 September 2016, saat hujan turun.
dia sering bercerita tentang seseorang yang beruntung bisa memilikinya, dia bercerita kalau dia dan lelakinya sudah berpacaran hampir 2 tahun, namun akhir akhir ini lelakinya seperti mencampakkannya, acuh, cuek kepadanya, yang kemudian setiap hari semakin berubah, yang terkadang membuat dia membatin, menangis.
cerita darinya membuatku kesal, aku berpikir "ko ada" lelaki bodoh seperti itu? yang membuat seorang perempuan se jelita dia menangis dan bersedih, yang pada akhirnya membuat dia susah tertidur di malam hari, yang membuat merah matanya, yang merusak hati bersihnya, yang kemudian membuatku ingin memiliki perempuan itu, berharap bisa menjaganya, menyayanginya sepenuh hati, bukan hanya angan angan.
tapi, apa dia mau? sedangkan posisiku disini hanya sebagai orang yang baru datang ke hidupnya, sedangkan lelakinya sudah 2 tahun lebih bersamanya, yang dimana dia merasa nyaman bersama lelakinya.
aku pernah meminta saran dari seorang teman, yang kemudian jawabannya membuatku tersadar, temanku mengatakan "Rasa sayangnya lebih besar, daripada rasa sakit yang dia rasakan".
Tentang Perempuan dalam pelukan.
Pondok Gede, 24 September 2016, saat hujan turun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar