aku di buru rindu, di ujung malam menuju Minggu.
yang rasanya ingin aku terlelap tanpa memikirkan sejenak
karena aku tahu, aku tak pantas memikirkanmu yang terlalu sering memikirkannya.
dingin, dingin tubuh ini tanpamu
ketika teringat kau bersandar di pundak ini Minggu lalu.
tanpa suara, yang tergambar hanya nyaman.
tanpa cahaya, yang terasa hanya senyummu.
rekan sekamar bilang, kalau aku ini gila
tersenyum sendiri, terkadang melamun
kadang tertawa, tetapi terlihat menangis
ini cinta kawan, biar aku merasakan ke tidak warasannya
karena cinta tak kenal aturan
karena rindu tak mengenal waktu
karena aku diburu rindu.
Sajak Rindu
Satu Minggu setelah dia pergi, Cirendeu
yang rasanya ingin aku terlelap tanpa memikirkan sejenak
karena aku tahu, aku tak pantas memikirkanmu yang terlalu sering memikirkannya.
dingin, dingin tubuh ini tanpamu
ketika teringat kau bersandar di pundak ini Minggu lalu.
tanpa suara, yang tergambar hanya nyaman.
tanpa cahaya, yang terasa hanya senyummu.
rekan sekamar bilang, kalau aku ini gila
tersenyum sendiri, terkadang melamun
kadang tertawa, tetapi terlihat menangis
ini cinta kawan, biar aku merasakan ke tidak warasannya
karena cinta tak kenal aturan
karena rindu tak mengenal waktu
karena aku diburu rindu.
Sajak Rindu
Satu Minggu setelah dia pergi, Cirendeu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar